lima soal bagi calon sarjana kesehatan masyarakat yang harus diselesaiakan untuk Indonesia yang lebih sejahtera
1. Jelaskan bentuk pengawasan yang dilakukan oleh BPOM-RI terhadap peredaran makanan di Indonesia!
2. Jelaskan tantangan ganda keamanan pangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia di era globalisasi ini!
3. Jelaskan pendekatan dalam perilaku masyarakat dan sebutkan contohnya yang dilaksanakan di Indonesia!
4. Jelaskan faktor faktor penentu kesuksesan sebuah intervensi/ progam untuk mengatasi masalah kesehatan!
5. Sebutkan dan jelaskan jenis jenis penelitian epidemiologi!
Jawaban
1. Badan pengawas obat obatan dan makana (BPOM) merupakan lembaga yang mengawasi obat dan makan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. BPOM termasuk lembaga pemerintah non departemen (LPND) yang artinya BPOM merupakan lembaga yang dibentuk untuk menjalankan tugas pemerintah tertentu dari presiden serta bertangging jawab langsung pada presiden. berdasarkan keputusan presiden republic Indonesia no. 103 tentang kedudukan, tugas, fungsi, kewenangan, susunan organisasi, dan tata kerja lembaga pemerintah non departemen, fungsi BPOM adaah:
a. Pengaajian data dan penyusunan kebijakan nasional di bidang pengawasan obat dam makanan,
b. Pelaksanaan kebijakan tertentu di bidang pengawasan obat dan makanan,
c. Koordinsasi kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas BPOM,
d. Pemantauan, pemberian, bimbingan dan pembinaan terhadap kegiatan instansi pemerintah dan masyarakat di bidang pengawasan obat dan makanan.
e. Peyelenggaraan pembinaan dan pelayanan administrasi umum dibidang perencanaan umum, ketatausahaan, organisasi, dan tatlaksana, kepegawaian, keuangan, kearsipan, hokum, persandian, perlengakpan dan rumah tangga.
Jadi seluruh produk yang akan diedarkan harus melalui izin BPOM. Sehingga kita sebagai konsumen harus juga bijak dalam memilih makanan.
2. Tantangan ganda Indonesia dalam menghadapi keamanan pangan di era globalisasi yaitu pertama disebabkan oleh rendahnya praktik sanitasi dan penggunaan bahan bahan berbahaya sehingga menyebabkan masalah kesehatan di Indonesia. Dan yang kedua keamanan muncul dari sisi perdagangan internasional. Produk pangan dalam perdagangan internasional merupakan hal penting sebagai sumber devisa negara. Namun perdagangan ini menyebabkan kontaminan kontaminan baru yang harus diperhatikan khususnya produk ekspor. Karena semakin perkembangan ilmu pengetahuan berkembang juga standart keamanan pangan internasional.
3. a. pendekatan medic tujuan dari pendekatan ini adalah kebebasan dari penyakit dan kecacatan yang didefinisikan secara medic, seperti kanker, jantung.
b. pendekatan perubahan perilaku yaitu pendekatan yang mendorong masyarakat menerapkan prilaku kesehatan.
c. pendekatan educational. Tahapan dalam pendekatan ini memfasilitasi objek dengan pengetahuan.
4. a. faktor biaya pada kesesuaian antara biaya yang dikeluarkan dengan anggaran yang direncenakan.
b. perspektif waktu yaitu target waktu yang direncanakan untuk menyelesaikan suatu progam kesehatan
c. perspektif spesifikasi yaitu kesesuaikan spesifikasi dengan progam yang telah direncanakan
5. Macam macam penelitian dalam epidemiologi bisa dilihat berdasarkan :
a. Berdasarkan tujuan
- Penelitian eksploratif yaitu penelitian yang bertujuan mengadakan peneusuran mendalam untuk menggali berbagai faktor yang mungkin berkaitan dengan timbulnya penyakit. Penelitian ini berupa hipotesis yang akan diteliti lebih lanjut.
- Penelitian deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan menguraiakan ciri ciri subjek studi dalam populasi untuk mencari prevalensi suatu penyakit. Bisa juga disebut penelitian prevalensi. Hasil berupa hipotesis spesifik.
- Penelitian analitis, bertujuan menguji hipotesis spesifik untuk menentukan adanya hubungan sebab akibat antara variable dependen dan independen
- Penelitian eksperimental bertujuan menentukan adanya hubungan sebab akibat timbulnya suatu penyakit atau mencari efektifitas dan efisiensi obat atau prosedur pengobatan.
b. Berdasarkan pendekatan
- Cross sectional adalah penelitian yang dilakukan dalam satu periode tertentu dengan ciri subjek hanya diamati satu kali daam suatu penelitian.
- Longitudinal adalah penelitian yang dilakukan dengan mengikuti proses perjalanan penyakit alamiah yang dapat dilakukan ke depan yang disebut penelitian prospektif atau disebut kohort dan mengikuti perjalanan penyakit ke belakang atau trohok.
c. Keterlibatan peneliti
- Penelitian obsevasioanal artinya peneliti tidak terlibat aktiv dalam sebuah intervensi tetapi pasif dalam mengamati perjalanan penyakit.
- Intervensional artinya penelitian yang penelitinya terlibat secara aktif dan terencana dalam mengadakan sebuah intervensi yang dilakuakn untuk merubah perjalanan penyakit dengan maksud memperkuat pengaruh hubungan sebab akibat.
DAFTAR PUSTAKA
Eko Budiarto, D. A. (2002). Penngantar Epidemiologi. Bandung: Penerbit Buku Kedokteran.
Fitriyani, S. (2011). Promosi Kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Hariyadi, P. (2015, Desember 10). TANTANGAN GANDA BAGI INDONESIA. p. 6.
K, K. A. (2010). peranan BPOM.